Al Aqsa dihati :

Adalah suatu kewajipan jihad untuk membebaskan tanah air umat Islam daripada sesiapa yang menyerang atau menakluknya kerana mereka adalah musuh umat Islam- Syeikh Yusof Al Qardhawi

Allah S.W.T berfirman, “Wahai orang2 yang beriman, kamu adalah penolong kepada sesama kamu. Jika kamu tidak melakukan ini, akan timbul pecahbelah dan penyelewengan yang besar.”

Wednesday, 14 December 2011

Palestine Get Away !



8/12/2011 - Israel melanggar kesepakatan yang telah dicapai dalam pertukaraan banduan yang dilakukan antara mereka dan Hamas dengan menangkap semula banduan yang telah dilepaskan. Kementerian Hal Ehwal banduan membuat aduan kepada pihak Mesir yang menjadi orang tengah dalam perjanjian ini. Pihak Mesir cuba menghubungi pihak berkuuasa tentera Israel namun tiada jawapan.

9/12/2011 - Seorang perusuh yang memprotes pembukaan tanah haram oleh Israel untuk dijadikan petempatan Yahudi cedera parah di kepala selepas terkena tembakan peluru gas pemedih mata oleh tentera Zionis ketika cuba meleraikan rusuhan tersebut. Mustafa tamimi berusia 28 tahun cedera dimuka, dan boleh dikatakan separuh dari tengkorak mukanya hancur. Dalam rusuhan tersebut juga, terdapat seorang kanak-kanak yang patah kakinya dilanggar trak tentera Israel.

9/12/2011 - Sebuah kumpulan pejuang Palestin melancarkan 3 bom granet ke Israel sebagai serangan balas atas kejadian minggu lepas dimana Israel melancarkan serangan udara ke Palestin yang meragut 2 nyawa dan mencederakan 13 orang penduduk tempatan. Serangan udara itu ditujukan ke sebuah rumah penduduk Palestin. Pihak berkuasa Israel mengatakan mereka mensasarkan kawasan yang dikatakan berlaku aktiviti pengganas disitu.

10/12/2011 - Serangan udara Israel memusnahkan sebuah ladang yang juga tempat menyimpan stok makanan. Antara kemusnahan yang dialami peladang tersebut iaitu Ramadhan ialah kematian haiwan ternakan beliau dan juga kemusnahan infrastuktur. Serangan udara yang dilakukan oleh Israel semakin rancak.

12/12/2011 – Polis Hamas yang menguasai kawasan Gaza telah melepaskan seorang tahanan sekutu Fatah atas sebab rundingan yang sedang berlansung antara Fatah dan Hamas. Salim Muhammad Zaanon ditahan selepas kembali ke Palestine setelah selesai mendapatkan Phd dalam bidang sains politik di University Kaherah. Namun beliau dilepaskan sehari selepas ditahan oleh pihak Hamas.

13/12/2011 – Presiden Mahmoud Abbas mengibarkan bendera Palestine di Paris semperna penerimaan mereka secara sah sebagai anggota UNESCO. 50 orang ahli diplomatic menyaksikan upacara menaikkan bendera Palestin dan nyanyian lagu kebangsaan Palestine. Mahmoud Abbas berkata yang beliau mengharapkan ini adalah langkah terbaik untuk Palestine menjadi sebuah Negara berdaulat sebaris dengan Israel.

Allahhuakbar! Allahhuakbar! Allahhuakbar! Akhirya Palestine berjaya diiktiraf oleh sebuah badan besar di dunia iaitu UNESCO. Kibarnya bendera Palestine di bumi asing seperti Paris itu boleh dianggap sebagai berkibarnya panji Islam dan mengingatkan peristiwa gugurnya para syuhada hanya untuk memerdekakan tanah air mereka, memelihara agama mereka serta mendaulatkan agama Allah dengan cuba mempertahankan Al-Aqsa. Namun apa yang membuatkan peristiwa ini lebih menarik apabila Presiden Mahmoud Abbas mengatakan "We hope we will have one independent state in the future that will live side by side with Israel,". Inilah muslim, inilah yang diajar oleh RasulAllah untuk berbaik dengan semua tak kira bangsa ataupun agama. Kita lihat bagaimana penduduk Palestine di tindas, dibunuh, diperkosa, di tidakkan hak, namun mereka tidak menyimpan dendam malah sekiranya mereka merdeka, mereka ingin hidup seiringan dengan Israel.

Disediakan oleh : The Cerebro ++

Monday, 12 December 2011

Fiqh Perubahan Asy-Syahid Ahmad Yaseen














Fiqh perubahan yang dianut oleh Syaikh Ahmad Yaseen diyakini mampu menciptakan perubahan menyeluruh di lapangan. Keranaya, studi atas fiqh as-syahid menjadi penting dan asas bagi semua gerakan perubahan secara umum dan gerakan jihad secara khusus.
Statemen di atas tidaklah berlebihan atau hanya kecenderungan emosional simpatisme. Keberhasilan konsep perubahan Syaikh Asy-Syahid diakui oleh lawan-lawannya sebelum diakui oleh pendukungnya. Keberhasilan itu memberikan pengaruh kepada situasi Palestina dan bahkan melampaui batas teritorial Palestina ke dunia internasional.
Kesyahidan Syaikh Ahmad Yaseen yang menjadi peristiwa menarik perhatian setiap level politik menegaskan betapa dalam perubahan dan pengaruh sang maestro revolusi ini.
Tumbuhan di tengah badai
Di awal perjuangannya, Asy-Syahid berangkat dan membangun format persepsinya berdasarkan ilham (inspirasi) pemikiran Islam. Namun proses pembentukan ini tidaklah mudah. Beliau hidup ditengah situasi bergolak dan rumit. Semua upaya pasukan Arab untuk mengalahkan tentera Israel sudah berleluasa. Semua harapan yang digantungkan kepada sebagian gerakan Palestina sudah pupus setelah indikasi pengunduran sudah muncul.
Dalam situasi seperti inilah Syaikh Asy-Syahid memulai menformat pemahaman dan membangun projek perubahannya.
Beliau yakin bahwa nafas perubahan hanya ada akan tumbuh dari nafas budaya dan moral manusia. Budaya dan moral itulah yang selanjutkan akan menguasai manusia dalam segala bidangnya dan menjadi pengedali dari semua persepsinya. Pemahaman beliau inilah yang akhirnya menemukan ruang di masyarakatnya sehingga tercipta miliu melalui upaya dan kesungguhan berkesinambungan. Melalui pengembangan, menjauhi sikap reaksioner, dan tidak tergesah bersikap maka perubahahan itu menjadi kristal kuat yang tidak mungkin dihancurkan.
Apa yang disaksikan oleh Syaikh Asy-Syahid dalam kerja perjuangan berupa hambatan dan tantangan semakin meyakinkan kebenaran konsep perubahannya. Reaksioner dalam kerja tentera tanpa perhitungan dan persiapan dan mengandalkan kemampuan internal serta mengindar dari pendidikan masyarakat justru telah menjatuhkan banyak gerakan dalam “tawanan tarik ulur” bahkan tak sedikit yang saling beradu ‘tanduk’. Sebab mereka dikuasai oleh partai duniawi yang memiliki keterbatasan nilai, visi dan misi.
Menyiapkan masyarakat terlebih dulu
Kepemimpinan jamaah Ikhwanul Muslimin dipegang oleh Syaikh Asy-Syahid di Jalur Gaza dan Tepi Barat setelah tahun 1968 setelah Ismael Al-Khalidi keluar.
Sejak saat itu, persepsi pemikiran yang dibangun Syaikh mengalami fase perpindahan dari konsep menuju praktik penerapan. Gerakannya pun aktif memberikan tauiyah(penyadaran) kepada masyarakat. Syaikh tidak terburu-buru. Beliau sadar beban berat masyarakat Palestina dan gerakannya menghadapi musuh Israel yang didukung dunia luar.
Syaikh mendorong pengikutnya untuk menfokuskan kesungguhannya pada medan sosial. Projek perubahan difokuskan kepada landasan jihad tidak akan terbuka benuhnya dan berbuah selama realitas masyarakat belum disirami dengan makna dan nilai-nilai Islam, terutama nilai-nilai keterpautan dan solidaritas.
Syaikh saat itu belum siap meninggalkan konsep pemahaman perubahannya dengan tekanan peristiwa. Karenanya, beliau komitmen dengan falsafah perubahan yang dia yakini dan menolak semua upaya propaganda yang mendorong gerakannya kepada konfrontasi yang belum waktunya.
Manusia dan membentuk masyarakat berdasarkan nilai-nilai Islam adalah dua fokus yang menjadi landasan proyek perubahannya.
Masyarakat Islami ….titik tolak dan benih perubahan
Benih perubahan pertama dalam proyek perubahan Asy-Syahid Syaikh direpresentasikan dalam pembentukan Mujamma’ Islami di Gaza tahun 1973. Mujamma’ telah membumikan makna-makna pemahanan perubahan Syaikh. Mujamma’ ini terdiri dari Masjid Iqtida yang dijadikan sebagai eksperimen pertama dalam unsur perubahan. Sebab masjid dijadikan tempat pendidikan untuk membentuk kepribadian muslim.
Di samping masjid itu terbentuk lembaga pendidikan anak-anak, sekolah Islam, dan gedung penyelenggaraan acara-acara tertentu. Di sana digelar berbagai macam acara dari berbagai sektor dakwah dan ekonomi. Syaikh semakin bahwa akar perubahan tidak akan tumbuh kecuali secara sosial. Sebab proyek perubahan itu harus melibatkan seluruh komponen masyarakat.
Terburu-buru dan tudingan
Syaikh konsisten dengan politik “menahan nafas panjang”. Dengan kesabaran dan keuletannya, landasan masyarakat yang meyakini proyek perubahan semakin menemukan ritme untuk meluas dan mengakar. Muncullah suara-suara agar segera mengefektifkan gerakan perubahan ke ladang jihad melalui methode militer. Dari dalam tubuh gerakannya muncul suara itu meski terbatas. Dari luar gerakannya muncul tuduhan bahwa gerakannya mengesampingkan kewajiban jihad bahkan dituduh berpihak kepada Israel. Tudingan dan propaganda ini tidak melemahkan Asy-Syahid dalam meneruskan perjuangannya. Sejak awal beliau sadar bahwa perjuangan jihad dengan Israel adalah pilihan satu-satunya dalam proyek perubahan ini.
Namun beliau ingin proyek perubahan dan perjuangan jihad yang merupakan puncaknya dibangun di atas landasan kokoh di bumi, dahannya harus lebih kokoh dari rantingnya sehingga tidak mudah rapuh.
Kelahiran itu
Ketika Syaikh sudah nyaman berdiri di atas realitas masyarakat yang diwarnai oleh nilai Islam, bersama murid-muridnya mendirikan Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) mendirikan di akhir tahun 1987. Namun dengan pembentukan gerakan ini, Syaikh tidak mundur dari perubahan masyarakat. Justru masyarakat itulah yang mendasari gerakan jihad. Beliau membuka gerakannya untuk setiap unsur Islam. Beliau membuka kaidah dialog dan partisipasi. Pengumuman pendirian Hamas disusul dengan Intifadlah I atau yang dikenal dengan “Intifadlah dengan batu”.
Sejak awal gerakan Hamas menyatakan bahwa proyek pembebasan Palestina tidak mungkin kecuali dengan pilihan satu-satunya melalui gerbang jihad, membudayakan pengorbanan dan gugur syahid. Pertumbuhan gagasan ini pun sangat drastis. Banyak pihak yang menilai bahwa gerakan ini hanya berjuang sejak 1987 dimana ia dilahirkan. Namun selama bertahun-tahun mereka sudah melakukan perjuangan perubahan budaya dan pemikiran sebelum dilahirkan.
Dengan Intifadlah I dan II gerakan Hamas mampu tegar menghadapi tantangan tersulit. Gerakan yang berjalan sesuai dengan manhaj Syaikh tidak pernah gentar dengan ancaman pembunuhan para pemimpinnya dan kadernya. Sebab pelajaran pertama yang ditanamkan Syaikh Asy-Syaikh adalah “ketergantungan hanya kepada nilai dan ajaran tertinggi”, “kesetian kepada pribadi harus diukur sejauh mana kesetiaan pribadi itu kepada jalan Islam. Kesetian itu akan menemukan bukti pembenarannya dengan kesinambungan perjuangan dan tidak merendah di hadapan badai.
Jika gerakan Hamas sudah menyerap konsep perubahan Syaikh Ahmad Yaseen, maka landasan perubahan masyarakat tidak akan pernah berhenti. Jihad pun menjadi tuntutan sosial dan menyebarlah budaya mati syahid.
Inspirasi dan pelajaran
Musuh Israel mengira pembunuhan Syaikh Ahmad Yaseen akan menghancurkan semangat rakyat Palestina untuk melawan. Israel berjanji menemukan kemenangan setelah membunuh Syaikh Yasin. Realitas akan membuktikan – dengan daya dan kekuatan Allah – persangkaan Israel hanya khayalan. Pohon perubahan yang ditanam Syaikh Yaseen dan disirami dengan darah dan keringatnya di Palestina tidak akan bisa dicabut oleh kekuatan manapun.
Syaikh Asy-Syahid berpulang setelah membuktikan kebenaran janjinya kepada Allah. Beliau meninggal dunia dengan cara yang sesuai dengan pribadinya.
Di antara tanda-tanda kesetiaan beliau ketika anak-anak bangsa ini berusaha menjaga dan merawat warisan Syaikh Asy-Syahid.
Banyak dari anak bangsa Arab ini mengusung konsep perubahan yang diambil dari tokoh dan sosok yang bukan dari akar kita (Arab), tentu tak ada aib untuk mengambil yang bermanfaat dari orang lain. Namun yang aib adalah melupakan jasa dan pemikiran orang-orang besar seperti Syaikh Yaseen yang sulit dilupakan oleh ingatan manusia. (bn-bsyr)
*Wartawan dan peneliti Mesir

Monday, 5 December 2011

Perempuan & Palestin




28/11/2011 - Israel menunaikan ugutan mereka sebelum ini yang mengatakan jika Hamas dan Fatah berdamai, mereka akan memotong bekalan elektric dan air ke Gaza. Kini sebagaian penduduk Gaza perlu hidup tanpa elektric. Israel merupakan sumber 70% tenaga elektrik dan air yang digunakan Gaza. Jadi mereka memang berkuasa untuk memotong bekalan tersebut.

1/12/2011 - Banduan Israel di seksa secara mental dan fizikal sebelum pertukaran banduan kali kedua yang akan dibuat 2 bulan lagi. Banduan Palestin dipukul oleh pengawal penjara tanpa sebarang alasan, electric dipotong selama tiga hari dan jugak televisyen iaitu satu-satunya yang menyambungkan mereka dengan dunia luar di tarik.

2/12/2011 - Pihak Perisikan Israel menahan seorang pemuda Palestin yang pergi ke Israel untuk mendapatkan pembedahan kecemasan mata. Ahmad hamis, 25 terpaksa menyelinap masuk ke Israel untuk menerima rawatan kerana setiap kali pesakit Gaza ingin mendapatkan rawatan luar selain di Israel, mereka akan dihalang, dan jika mereka ingin mendapatkan rawatan di Israel, mereka perlu memohon permit, dan ratio permit yang dilepaskan oleh pihak Israel hanyalah 1 permohonan berjaya bagi setiap 5 orang yang memohon.

3/12/2011 - Israel membina sebuah lebuh raya menyambungkan petempatan mereka tanpa menghiraukan atau mendapat persetujuan dari Pihak Palestine kerana lebuh raya tersebut melalui beberapa petempatan dan tanah Palestin. Projek ini bernilai 40 juta Euro dan dijangka siap dalam masa 14 bulan. Manakala kerajaan Israel membuka tender untuk pembinaan 400 buah rumah baru bagi penduduk Israel bagi melancarkan process mereka untuk menakluk Palestin sedikit, demi sedikit.

3/12/2011 - Satu protes dilakukan oleh bekas-bekas banduan wanita penjara Israel. Protes ini dilakukan demi memperjuangkan hak Amal Jumaa yang merupakan juga bekas banduan yang sudah bebas tetapi disekat kebebasan beliau untuk menerima rawatan di Jordan. Jumaa menghidapi penyakit kancer uterus dan banyak lagi penyakit yang boleh membawa maut. Pihak Israel tidak membenarkan Jumaa ke Jordan dengan alasan 'Di Israel punya pusat kesihatan yang mencukupi untuk merawat Jumaa'.

4/12/2011 – Israel merobohkan petempatan Israel dua kali ganda daripada yang dilakukan oleh mereka pada tahun sebelumnya. Pada tahun 2011 sahaja, 990 orang penduduk Palestin termasuk 507 orang kanak-kanak yang terpaksa merempat kerana mahligai mereka dirobohkan oleh Pihak Israel. Kehilangan rumah adalah perkara biasa bagi penduduk Palestin, namun kehilangan tanah tempat tumpah darah mereka itu yang akan meninggalkan kesan yang mendalam terutama kanak-kanak.

Semua orang tahu, yang lelaki remaja atau pun dewasa adalah senjata terbaik untuk kebangkitan semula umat Islam, Namun jangan dilupakan peranan wanita juga. Merekalah yang mengandungkan pejuang-pejuang ini dan mendidik mereka sehingga berani berjuang dijalan Allah. 

Dalam pemantauan salah seorang penulis yang setiap minggu membaca akhbar Palestin dan Israel. Banyak penduduk wanita Palestin terutama banduan perempuan dilayan dengan buruk. Ramai yang menghidap penyakit kronik dibiarkan tidak dirawat dan menunggu ajal. 

Adakah dengan mengikat  “rahim” pejuang syahid adalah salah satu dari dakyah Israel untuk menghentikan penentangan penduduk Palestin????


Disediakan Oleh : The Cerebro +++