Al Aqsa dihati :

Adalah suatu kewajipan jihad untuk membebaskan tanah air umat Islam daripada sesiapa yang menyerang atau menakluknya kerana mereka adalah musuh umat Islam- Syeikh Yusof Al Qardhawi

Allah S.W.T berfirman, “Wahai orang2 yang beriman, kamu adalah penolong kepada sesama kamu. Jika kamu tidak melakukan ini, akan timbul pecahbelah dan penyelewengan yang besar.”

Sunday, 16 October 2011

PALESTIN MILIK ALLAH


  

Sejak puluhan tahun yang lampau bumi itu tidak pernah aman. Bumi  itu tidak pernah sunyi daripada bedilan-bedilan roket,bom dan tembakan yang memecahkan gegendang telinga yang mendengar. Bumi itu jugalah yang telah menyaksikan betapa ramainya pejuang – pejuang agama  ALLAH telah syahid di jalanNYA.Sehingga hari ini, kita tetap menyaksikan betapa rakyat palestin tidak pernah menyerah kalah. Mereka  tidak pernah tunduk  pada kemahuan dan kekejaman penjajah yang  terus  terusan berusaha untuk memiliki kota suci itu.
    
     
                            Pada dasarnya,isu Negara  Palestin merupakan  satu isu yang mana seluruh umat Islam perlu ambil peduli.Namun hakikatnya, isu ini merupakan isu kemanusiaan,kerana jenayah yang dilakukan Israel,merupakan jenayah dunia yang telah meragut hak-hak asasi kemanusiaan di Negara tersebut. Buktinya, Rachel  Corrie  seorang aktivis kemanusiaan telah terkorban dalam misinya sewaktu mempertahankan rumah-rumah rakyat Palestin daripada dimusnahkan oleh rejim Zionist. Namun demikian, darah yang mengalir di bumi israk dan mikhraj itu,sebenarnya telah menyuntik semangat jihad umat islam di seluruh dunia.

     Palestina, Al Quds dan Masjidil Al Aqsa  sesungguhnya  berada  di  kedudukan  dan  tempat  yang  terhormat  di  hati  umat  Islam  di  seluruh  dunia.  Islam telah  menempatkan  Al  Aqsa  melalui  ayat- ayat  Al Quran  dengan  menyebutkan  ianya  sebagai  negeri  yang  penuh  barakah  dan  suci.

Dalam  firman ALLAH swt ; Maha  suci ALLAH  yang  telah  memperjalan kan  hambaNYA  di malam hari  dari  masjidil Haram  ke  masjidil Aqsa  yang telah  kami  berkati.  ( Al isra’:1 )

Gelombang  masyarakat  dunia  terhadap  perjuangan  rakyat  palestin  tidak  dapat  di bendung  lagi. Cuba  lihat di UK, hasil demo  tiap-tiap  hari, menteri  luar nya  David  Miliband  telah  mengeluar kan  kenyataan  yang  agak  luar  biasa  dengan  mengutuk serangan  Israel. Inilah yang perlu kita perjuangkan. Bukan setakat  meletakkan  harapan  terhadap  badan- badan  pertubahan  dunia, seperti  OIC  yang hanya  bertindak dengan  sikap ‘ Oh I See…’…


Taqabbalallahu minna wa minkum..salam kita adalah salam perjuangan, takbir kita adalah takbir kemenangan, takdir kita adalah untuk berubah..


Disediakan Oleh : Nor Syahirah Binti Al-Fateh

Sunday, 9 October 2011

Puisi: BERITA DARI JALUR GAZA







Lihat bayi ini...


Ibunya mati syahid  ditembak tentera Israel Laknatullah...


Tembus hingga ke janin...


Al-FATIHAH.


Ukhti-ukhti Rahimakumullah…
Ratusan saudara-saudara kita di Palestina telah meregang nyawa
Diantara mereka banyak para syuhada
Israel semakin brutal, bengis, keji dan tidak memiliki sifat insani lagi
Perempuan-perempuan dibunuh
Anak-anak muslim dibantai
Bayi-bayi dihabisi
Mereka memang inginkan musnahnya seluruh penduduk negeri
Atau terusirnya umat Islam dari bumi para nabi
Tapi saudara-saudara kita tetap bertahan di jalur gaza
Mereka hadapkan dada mereka menantang dengan berani
Mengangkat senjata yang ada
Dengan amunisi sekedarnya
Batu-batu serta air mata
Air mata yang menetes telah bercampur darah
Namun itu bukan tangisan ketakutan
Bukan tangisan kegentaran
Inilah Tangisan jihad
Dengan luapan hati yang rindu
Pada Syurga ketika mereka tetap mempertahankan
Bumi yang dititipkan pada umat Islam
Diserahkan oleh Severinus, uskup pemegang kunci Baitul Maqdis
Kepada Amirul Mukminin Umar bin Khaththab ra
Penerus dan Pewaris Perjuangan Rasulullah SAW
Kunci-kunci Baitul Maqdis
Bumi al Aqsha
Tanah Yerusalem
Telah menjadi kehormatan dan harga diri Kaum Muslimin
Namun saat ini telah dirampas
Dan diinjak-injak kesuciannya
Oleh Zionis Israel
Di bawah perlindungan Amerika Serikat
Dibentengi oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa
Dipagari oleh pemimpin-pemimpin Arab Pengkhianat
Didiamkan oleh kepala negara-kepala negara Pengecut
Ukhti-ukhti Rahimakumullah …
Israel telah dikuasai Iblis
Dikerumuni segerombolan setan-setan
Bumi Palestina mengepulkan debu
Penuh asap mesiu
Api berkobar, ledakan dimana-mana
Lantas kemana saudara-saudara kita mencari tempat yang aman?
Anak-anak telah dijauhkan dari Masjid-masjid
Karena roket-roket Israel meratakannya dengan tanah
Namun Israel mengejar dan menghabisi anak-anak ini
Hingga ke sekolah-sekolah, ke madrasah-madrasah
Dan rumah sakit khusus untuk bayi dan anak-anak
Ukhti-ukhti Rahimakumullah …
Tak pantas lagi jalan diplomasi
Untuk Zionis Israel berhati keji, Yang sudah tak bisa lagi diajak berkomunikasi
Maka kebohongan besar bagi mereka yang menyerukan Jihad Diplomasi
Kejam bagi mereka yang menyerukan perdamaian
Bengis bagi mereka yang menyerukan rekonsiliasi
Pengecut bagi yang hanya bisa diam
Tak akan pernah ada damai dengan sekumpulan setan manusia!!
Tak ada kesepakatan bagi para penjahat-penjahat dunia!!
Tak ada lagi kompromi untuk saat ini untuk hancurkan HAM dan Demokrasi!!
Karena hanya menjadi topeng-topeng untuk memperbudak manusia
Membuka peluang bagi Israel
Yang lekat dengan karakter pelanggar perjanjian!!
Membuka kesempatan bagi kaum zionis
melakukan genoside!!
Dan merampas tanah-tanah yang telah dimuliakan Islam
Ukhti-ukhti saudariku
Dengarlah dan lihatlah …..
Penderitaan, jeritan, rintihan, teriakan kesakitan
Rasakanlah …..
Apa yang saudara-saudara kita di Palestina rasakan
Dengarlah …..
seolah kita mendengar apa yang mereka dengar
Lihatlah ….
Seolah tergambar apa yang terpampang di hadapan mereka
Setiap saat perang berkobar
Hujan peluru dimana-mana
Tak ada lagi damai di hati
Tak ada lagi jeda untuk nafas terhela
Saksikan…
anak-anak kita yang duduk-duduk menanti
Barangkali sebentar lagi mereka sudah tak ada lagi
Dekap, peluk dan ciumi bayi-bayi tercinta…
Barangkali nanti nyawa mereka pergi
Pandangi anak-anak muda remaja dan suami-suami kita…
Para Mujahid yang siap bergerak berjuang
Barangkali inilah perjumpaan terakhir
Kita yang mati atau mereka yang tak bernyawa lagi
Yakini, kuatkan hati…
Dunia hanyalah fana
Nantikan perjumpaan yang abadi
Di akhirat, Jannah yang telah dijanjikan
Tempat indah pertemuan para pejuang
Tempat abadi berkumpulnya keluarga-keluarga Mujahid
Ukhti-ukhti Rahimakumullah…
Israel sudah tak menyisakan hati lagi
Bumi Palestina telah pekat dengan derita
Tak ada air bersih
Bahan makanan habis
Rumput, tanaman, roti basi semua sudah menjadi konsumsi sehari-hari
Rumah-rumah keluarga muslim sudah dibumihanguskan
Masjid-masjid diluluh lantakkan
Rumah sakit-rumah sakit hancur
Obat-obatan tak ada lagi
Setiap saat tangan-tangan terangkat menjempul ajal
Meregang nyawa, merintih dan mengucap
Laa ilaaha illa ALLAH
Muhammadur Rasulullah ….
Kami akan tetap pertahankan
Bumi Palestina hingga titik darah penghabisan…
Saudariku mereka memanggil …
Dimana saudara-saudara kami umat Islam?
Dimana pemimpin-pemimpin kami?
Kemanakah mereka?
Di mana muslim Indonesia?
Ukhti-Ukhti, saudariku Rahimakumullah
Darah telah membanjiri gaza
Tertumpah di tanah para Anbiya
Meresaplah wahai darah-darah Syuhada
Tebarkan aroma harum Syurga
Yang akan memanggil kita untuk berjuang
Membangkitkan kesadaran kita
Menguatkan langkah-langkah kita
Untuk tergabung dalam barisan Pejuang
Menyatukan umat
Menyatukan kekuatan
Menyatukan barisan
Hanya Khilafah yang akan menyatukan kita semua
Hanya Khilafah yang akan merekatkan barisan kita semua
Hanya Khilafah yang akan serukan Jihad kepada seluruh kaum muslimin
Kepada siapapun yang masih mengaku muslim
Khilafah dan Jihad
Jihad dan Khilafah
Keduanya adalah ruh yang satu
Ruh Kaum Muslimin
Ruh untuk melanjutkan kehidupan Islam
Ruh untuk meninggikan kemuliaan Islam
Ruh yang akan menghabisi Israel sehabis-habisnya!
Innamal Imaamu Junnah
Yuqaatalu miw waraa’ihi
Wa Yuttaqa
Sesungguhnya seorang Imam, seorang Khalifah laksana perisai
Rakyat berperang di belakangnya
Rakyat berlindung kepadanya
…Watakuunu Khilafah ’alaa Minhajin Nubuwwah
…Watakuunu Khilafah ’alaa Minhajin Nubuwwah
Akan tegak Khilafah di atas jalan kenabian
Akan tegak Khilafah di atas jalan kenabian
Ya Allah jadikanlah peristiwa ini menumbuhkan kekuatan para Pejuang Khilafah
Jadikan Tanah Syam sebagaimana dalam salah satu Sabda NabiMu
Yakni cikal bakal bangkitnya Khilafah
Ya Allah jadikanlah kami
Kaum Muslimin Indonesia
Kaum Muslimin di tanah Syam
Menjadi satu kekuatan
Jadikanlah kami
Kaum Muslimin Iraq
Kaum Muslimin Iran
Kaum Muslimin Turki
Kaum Muslimin Sudan
Kaum Muslimin Yordan
Kaum Muslimin Mesir
Kaum Muslimin Pakistan
Dan Kaum Muslimin di seluruh Dunia
Menjadi satu kekuatan
Ya Allah Jadikanlah kami Satu Kekuatan Dahsyat
Ya Allah Jadikanlah kami Satu Kekuatan Dahsyat
Ya Allah Jadikanlah kami Satu Kekuatan Dahsyat
Yang akan menegakkan Khilafah Rasyidah
Di atas Jalan kenabian
Yang akan mampu menghancurkan Israel sebagai Janji NabiMu
Sehancur-hancurnya!!
Hingga pepohonan dan batu-batu pun berkata
Ini Israel ada di baliknya
Hancurkanlah dia
Wahai Allah Yang Maha Besar dan Maha Perkasa
Wahai Allah Yang Maha Hidup dan Menghidupkan
Wahai Allah Yang Maha Menguasai dan Menghendaki segala sesuatu
Turunkan ribuan malaikatMu
Menaungi bumi Palestina
Menyambut ruh-ruh mulia para Mujahid
Hidupkanlah mereka
Di dalam hati dan jiwa
Jadikanlah setiap tetes darah mujahid
Mengalir dalam aliran darah-darah kami
Wahai Allah Yang Maha Besar dan Maha Perkasa
Wahai Allah Yang Maha Hidup dan Menghidupkan
Wahai Allah Yang Maha Menguasai dan Menghendaki segala sesuatu
Datangkanlah tentara-tentara malaikatMu
Menguatkan jiwa kami
Menguatkan jihad kami
Membalut hati kami dengan bening keihklasan
Meraih kemenangan
Menegakkan Khilafah
Menghabisi Zionis Israel, Amerika dan sekutunya
Atau menyambut kematian dengan Syahid di JalanMu
Ya Rabbi yang Maha Tinggi
Wahai Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Yang Maha Mengabulkan doa
Berikanlah kami kekuatan…
Berikanlah kami kesadaran…
Jadikanlah kami termasuk golongan orang-orang yang menolong agamaMU
Jadikanlah kami Mujahid di JalanMu
Amiin yaa rabbal ’alaamiin
 




Judul Puisi: BERITA DARI JALUR GAZA | 
Penulis: Lathifah Musa 

Sunday, 2 October 2011

Kemerdekaan Hakiki dan Pembebasan Palestin Hanya Dengan Khilafah ?



Ketika Presiden Palestin, Mahmoud Abbas bersedia untuk mengemukakan permohonan pengiktirafan sebagai sebuah negara berdaulat, dua per tiga anggota Perhimpunan Agung Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu (PBB) sudah menyokong usaha berkenaan.

Delegasi Palestin menyatakan sebanyak 129 negara sudah memberikan sokongan kepada Palestin, lapor saluran televisyen, Al Jazeera.

Keadaan itu membawa makna Palestin menerima sokongan dua pertiga majoriti di Perhimpunan Agung PBB di mana Palestin boleh memilih untuk mendapatkan status bukan anggota dalam badan dunia itu.

''Pada peringkat ini, Palestin boleh ke Majlis Keselamatan PBB di mana Abbas menyerahkan permohonan berkenaan kepada Setiausaha Agung PBB,'' lapor Al Jazeera.


Perlukah Umat Mengharap Pada PBB?

Kemerdekaan Palestin dan menjadi Keahlian PBB adalah berita yang akhir-akhir ini cukup hangat berkaitan persoalan Palestin. Banyak Negara baik di Asia dan Eropah dan dari benua Amerika yang menyatakan pengiktirafan dan sokongan bagi kemerdekaan Palestin dan sokongan akan bergabungnya Palestin menjadi sebahagian daripada ahli tetap dewan Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu (PBB) seperti negara Turki, Mesir, China, India, Indonesia, Pakistan , Jerman, Perancis, Russia, Chile, dan Inggeris.

Inggeris menjadi negara yang terang-terangan menyokong langkah Palestin ini, walaupun bukan menyokong keanggotan di DK PBB, melainkan menyokong sebagai anggota tidak tetap PBB. Dan Negara yang menolak adalah dua negara yang sudah tidak asing lagi iaitu Amerika dan Israel itu sendiri. Mereka mengatakan kedaulatan baru akan diberikan melalui rundingan damai dengan Israel.

Sesungguhnya persoalan Palestin adalah satu di antara persoalan umat Islam tatkala lenyapnya institusi politik umat Islam yakni system khilafah yang di hapuskan oleh seorang pengkhianat, musuh Islam dan seorang yang murtad iaitu Mustafa Kamal Ataturk. Sehingga ketika khilafah terakhir di Turki tersebut di hapus, maka mulailah umat Islam menderita berbagai macam kehinaan dari pelbagai bidang termasuk di pecah-pecakkannya kaum muslim menjadi beberapa negeri termasuk negeri Palestin.


Kemerdekaan Hakiki dan Pembebasan Palestin Hanya Dengan Khilafah?

Sebagaimana yang telah dihuraikan di atas bahawa persoalan Palestin adalah satu di antara persoalan yang mendera umat Islam tatkala sistem pemerintahan Khilafah di bubarkan pada 3 Mac 1924.

Oleh kerana itu hanya Khilafahlah yang dapat melindungi kehormatan Islam dan kaum muslimin, menjaga sempadan negeri-negeri Islam, menyatukan kekuatan umat Islam dan mengumandangkan Jihad Fi Sabilillah melawan negara-negara kafir seperti Israel dan mengusir mereka dengan penuh kehinaan dari tanah-tanah kaum muslimin.

Sungguh tepat sekali ungkapan ketika menggambarkan Khilafah ini dengan gambaran yang sangat tepat kerana Daulah Khilafah adalah penjaga Islam, dan apa yang selalu disekelilingnya, dengannya, agama akan terjaga, dan Islam pun akan dilindungi.

Hudud akan boleh ditegakkan. Pelbagai kejahatan akan boleh dicegah. Dengannya batas sempadan akan boleh dijaga. Wilayah Islam yang dilindungi akan tetap terjaga, dan tidak akan diperangi.

Namun, "penjaga Islam" ini telah ditinggalkan oleh kaum Muslim, seiring dengan terpisahnya mereka dengan negara Khilafah, yang telah runtuh pada tarikh 28 Rejab 1342 H, bertepatan dengan tarikh 3 Mac 1924 M di tangan seorang Yahudi, Freemason, Mustafa Kamal Attaturk, tali barut inggeris.

Dengan menyingkirkan pemerintahan Islam, mengusir khalifah dan keluarga 'Uthmani untuk meninggalkan ibu kota Istanbul dengan arahan dan sokongan penjajah Inggeris-Kafir.

Semuanya itu untuk melaksanakan apa yang ditetapkan oleh Menteri Luar Inggeris ketika itu, Lord Curzon, sebagai keperluan busuk yang ditetapkan kepada bangsa Turki dalam Persidangan Lausanne, yang dipenuhi kebusukan.

Setelah menandatangani Perjanjian Lausanne pada 24 Julai 1923, tentera Inggeris meninggalkan Istanbul dan Madzahiq.

Dengan bangga, Curzon menyatakan di depan Parlimen iggeris ketika itu, "Turki telah dihancurkan, dan tidak akan pernah bisa bangkit kembali, kerana kita telah menghancurkan kekuatan moralnya, iaitu Khilafah dan Islam.

Dan sesungguhnya berita tentang kebinasaan kaum yahudi tersebut kelak akan terbukti. Rasulullah bersabda:
عن أبي هريرة أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال لا تقوم الساعة حتى يقاتل المسلمون اليهود فيقتلهم المسلمون حتى يختبئ اليهودي
من وراء الحجر والشجر فيقول الحجر أو الشجر يا مسلم يا عبد الله هذا يهودي خلفي فتعال فاقتله إلا الغرقد فإنه من شجر اليهود

Dari Abu Hurairah bahawa Rasulullah saw bersabda: Tidak akan datang Hari Kiamat sehingga kaum muslim memerangi Yahudi. Maka kaum muslim memerangi mereka sehingga mereka bersembunyi di sebalik batu dan pokok. Namun batu atau pohon itu berkata: Ya muslim, ya Abdullah ini Yahudi di belakang saya, kemarilah dan bunuhlah dia kecuali pohon gharqad kerana ia adalah pohonnya orang Yahudi. (Hadis Riwayat Muslim dan Ahmad)
 
Sumber :
http://www.arrayah.info